EFEKTIVITAS PENYELESAIAN SENGKETA TANAH MELALUI PROSES MEDIASI DENGAN KONSEP KEARIAN LOKAL OLEH BADAN PERTANAHAN NASIONAL KABUPATEN WAKATOBI
Keywords:
Sengketa, Penyelesaian, MediasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebagai mediator dalam menyelesaikan sengketa melalui ruang mediasi dengan konsep kearifan lokal di daerah wakatobi. Dalam penelitian hukum ini penulis menggunakan normatif empiris, bahwa dalam menganalisa permasalahan, dilakukan dengan cara memakai dan menganalisis data sekunder yang berupa peraturan perundang undangan, dokumen, buku kepustakaan dan literature lainnya yang berkaitan dengan penyelesaian sengketa tanah, mediasi dan konflik pertanahan. Setelah itu data sekunder yang dimiliki oleh penulis di padukan dengan data primer yang di peroleh langsung dari studi lapangan oleh penulis yang berupa hasil wawancara dengan responden atau nara sumber yang bersangkutan, sehingga dapat dilakukan pengumpulan data dan penyusunan data secara sistematis dan dapat menguraikannya dengan kalimat yang teratur sehingga dapat menghasilkan kesimpulan dan di ajukan secara deskriptif agar memberikan pemahaman yang jelas dari hasil penelitian yang di lakukan oleh penulis di kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Wakatobi. Berdasarkan Hasil penelitian Peran BPN sebagai mediator apabila terjadi penyelesaian sengketa antara pihak satu dengan pihak lainnya. Dan bagaimana cara penyelesaiannya itu tergantung pada jenis adat kuat di setiap daerah tersebut. Beberapa hal yang menjadi hambatan penyelesaian sengketa tanah dengan konsep kearifan lokal di Kabupaten Wakatobi yaitu tanah yang di sengketakan tanah leluhur dan harus di selesaikan dengan adat kuat daerahnya masing-masing.Downloads
Published
2026-07-10
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Eksekusi Madani Indonesia Hukum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



